Pontianak, Penakalbar.com – Kafilah Kecamatan Pontianak Timur berhasil keluar sebagai juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Kota Pontianak setelah mengumpulkan total nilai 251. Posisi kedua ditempati Kecamatan Pontianak Barat dengan raihan 239 poin, sedangkan Kecamatan Pontianak Utara berada di peringkat ketiga dengan nilai 146.
Pengumuman para pemenang disampaikan dalam malam penutupan MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak yang berlangsung di Taman Alun Kapuas, Selasa (23/6/2026) malam. Acara tersebut dirangkaikan dengan penyerahan trofi dan piagam penghargaan kepada para juara.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengapresiasi capaian seluruh peserta dan kafilah yang telah berkompetisi. Namun, ia mengingatkan para juara untuk tidak cepat berpuas diri karena masih ada tantangan yang lebih besar di tingkat provinsi.
Menurutnya, hasil penilaian dewan hakim menunjukkan kualitas peserta cukup baik. Nilai tertinggi yang diraih mencapai 96, sementara rata-rata peserta memperoleh nilai pada rentang 80 hingga 90.
βMasih ada waktu untuk meningkatkan kualitas, baik dari sisi bacaan, suara maupun mental. Saya berharap kafilah Kota Pontianak mampu tampil maksimal pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan meraih prestasi terbaik,β ujarnya.
Edi menilai MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Quran, tetapi juga bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Ia menyebut lantunan ayat suci Al-Quran yang menggema selama pelaksanaan MTQ turut menghadirkan suasana yang menyejukkan di tengah masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Quran harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kejujuran dalam bekerja, keadilan dalam memimpin, kepedulian sosial hingga menjaga lingkungan.
βMTQ merupakan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kota Pontianak yang religius dan bermartabat. Nilai-nilai Al-Quran harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,β katanya.
Kepada peserta yang belum berhasil meraih gelar juara, Edi memberikan motivasi agar tetap semangat belajar dan meningkatkan kemampuan. Ia menegaskan setiap usaha dalam mempelajari dan melantunkan Al-Quran memiliki nilai ibadah di sisi Allah SWT.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak, Yusnaldi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Ia mengatakan suksesnya penyelenggaraan MTQ tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Pontianak, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), dewan hakim, panitia, peserta serta masyarakat yang turut berpartisipasi.
βAlhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Ini merupakan hasil kerja sama semua pihak yang terlibat,β ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum LPTQ Kota Pontianak, Amirullah, menjelaskan para peserta terbaik hasil MTQ tingkat kota akan menjalani pembinaan lebih lanjut sebelum mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Agenda MTQ tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 9 Agustus 2026 di Kabupaten Kayong Utara. Karena itu, persiapan teknis maupun mental peserta akan terus dimatangkan agar mampu bersaing dengan kafilah dari kabupaten dan kota lainnya.
Amirullah berharap MTQ tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat syiar Islam, membentuk karakter generasi muda, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
βKami berharap nilai-nilai Al-Quran yang dipelajari dan dilombakan dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berakhlak mulia di Kota Pontianak,β tuturnya.
Selain Pontianak Timur, Pontianak Barat dan Pontianak Utara yang menempati tiga besar, posisi keempat diraih Kecamatan Pontianak Kota dengan total nilai 133. Kecamatan Pontianak Tenggara berada di urutan kelima dengan nilai 129, sedangkan Kecamatan Pontianak Selatan menempati posisi keenam setelah mengumpulkan 114 poin.
Writer: Zhilqy Anugrah Alziro






