Pontianak, Penakalbar.com – Rangkaian kegiatan Kalbar Naker Fest berupa pameran kesempatan kerja (job fair) dan layanan ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi ditutup di Gedung Auditorium Universitas Tanjungpura, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak 21 hingga 23 Mei 2026 tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat.

Acara penutupan dihadiri jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan sekolah, perguruan tinggi, hingga ratusan pencari kerja dari berbagai latar belakang pendidikan.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kalbar, Fatmawati, mengatakan Kalbar Naker Fest merupakan langkah strategis untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri, baik melalui layanan langsung maupun digital.

Kalbar Naker Fest 2026 Ditutup, Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di UNTAN. [Penakalbar.com/Istimewa]

“Kalbar Naker Fest Tahun 2026 merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri. Selain menjadi media rekrutmen tenaga kerja, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat pembangunan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Berdasarkan data panitia, selama pelaksanaan kegiatan tercatat sebanyak 6.656 kunjungan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 2.184 pencari kerja melakukan registrasi untuk mengikuti layanan dan proses rekrutmen.

Sementara itu, data dari sistem karier UNTAN mencatat sebanyak 2.346 pelamar mengikuti proses pencarian kerja dengan dukungan 55 perusahaan peserta, 315 jenis lowongan pekerjaan, serta total 8.500 pengunjung secara daring maupun luring.

Tingginya angka partisipasi tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi dan peluang kerja di Kalimantan Barat.

Selain menghadirkan proses rekrutmen tenaga kerja, Kalbar Naker Fest juga menyediakan berbagai layanan lain seperti informasi pasar kerja, konsultasi ketenagakerjaan, layanan antar kerja, seminar, hingga sesi berbagi pengalaman untuk meningkatkan kesiapan kerja masyarakat.

Fatmawati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami apresiasi kepada seluruh perusahaan peserta, perangkat daerah, sekolah, perguruan tinggi, pelaku UMKM, serta Universitas Tanjungpura yang menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan kegiatan,” katanya.

Sebagai tuan rumah, UNTAN menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karir UNTAN, Ikhwan Ruslianto, menilai Kalbar Naker Fest menjadi ruang nyata untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

“UNTAN tidak hanya menjadi tuan rumah secara fisik, tetapi kami hadir sebagai mitra aktif yang berkomitmen menghubungkan mahasiswa dan alumni dengan dunia kerja nyata,” ujarnya.

Menurut Ikhwan, kampus terus memperkuat ekosistem pengembangan karier mahasiswa melalui pendampingan, pelatihan soft skill, dan penguatan jejaring industri.

Ia berharap seluruh proses rekrutmen dapat ditindaklanjuti secara optimal sehingga peluang kerja yang tersedia benar-benar terserap dan mampu membantu menekan angka pengangguran di Kalimantan Barat.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mengantongi ijazah, tetapi juga memiliki kesiapan mental, kompetensi, dan jaringan yang kuat ketika memasuki dunia kerja,” pungkasnya.

Writer: Yuwah

Bagikan: