Pontianak, Penakalbar.com– Harapan dan semangat baru mewarnai pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahap II Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalbar, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., yang ditandai dengan prosesi pengalungan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pembentukan mental dan kompetensi aparatur.
Dalam arahannya, Sekda Harisson menegaskan bahwa para peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat. Ia mengingatkan bahwa menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Ketika kalian memilih menjadi CPNS dan berdiri di sini, itu berarti kalian siap memikul tanggung jawab menjaga nama baik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa hakikat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK—Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif—harus tertanam kuat sejak awal.
“PNS itu pelayan masyarakat. Pelayanan harus dilakukan dengan sikap yang baik dan dari hati. Core dari eksistensi kita adalah pelayanan, sehingga nilai AKHLAK harus dijaga dan diperbaiki terlebih dahulu,” tegasnya.
Selain itu, Sekda juga menyoroti pentingnya profesionalisme yang tercermin dari penampilan dan sikap.
“Jaga performa. Berpenampilan rapi dan layak adalah bentuk kesiapan sekaligus penghormatan kepada masyarakat yang kita layani,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, Harisson mengingatkan para CPNS untuk terus belajar dan tidak cepat berpuas diri, mengingat dinamika birokrasi yang terus berkembang.
“Teruslah berkembang dan beradaptasi. Jadilah motor penggerak kemajuan Kalimantan Barat dengan integritas dan inovasi,” pesannya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa Latsar merupakan fase penting dalam pembentukan karakter ASN yang profesional dan berintegritas.
“Ini adalah titik awal membentuk ASN yang melayani dengan sepenuh hati. Nilai BerAKHLAK harus diaktualisasikan dalam tugas sehari-hari,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Latsar CPNS Tahap II berlangsung sejak 29 Januari hingga 9 Mei 2026, dengan total 647 jam pelajaran atau setara 74 hari kerja.
“Meskipun durasinya panjang, hal ini bertujuan agar peserta benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan materi di lapangan. Kedisiplinan dan kerapian adalah hal mutlak bagi ASN,” pungkasnya.
Pelatihan Dasar ini diharapkan mampu mencetak aparatur yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berintegritas serta memiliki empati tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Reporter: Yuwah






