PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan peserta program Mudik Khatulistiwa Gratis 2026, Rabu pagi (18/3/2026), di Halaman Kantor Gubernur Kalbar.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalbar, serta instansi terkait seperti Jasa Raharja dan Damri.
Sebanyak kurang lebih 1.210 pemudik diberangkatkan menggunakan bus Damri menuju 12 kabupaten/kota di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Suasana pelepasan berlangsung khidmat namun penuh semangat.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Forkopimda dalam membantu masyarakat merayakan Idulfitri di kampung halaman dengan aman dan nyaman.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mendoakan agar selamat sampai tujuan, mudiknya nyaman, dan bisa bertemu keluarga untuk merayakan Idulfitri yang penuh berkah,” ujarnya.
Selain itu, Wagub juga menanggapi keresahan masyarakat terkait antrean BBM yang sempat viral di media sosial. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Berdasarkan hasil konfirmasi dengan pihak Pertamina dan PLN Wilayah Kalbar, ia menegaskan bahwa stok BBM dan pasokan energi dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Lebaran. Namun demikian, ia menduga adanya oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan.
“Saya minta aparat penegak hukum bertindak tegas. Tidak ada kompromi terhadap oknum yang bermain dengan BBM dan gas 3 kg yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengeluarkan surat edaran kepada bupati dan wali kota untuk melakukan monitoring serta sweeping ke SPBU bersama Forkopimda setempat.
“Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi BBM tetap lancar dan tepat sasaran selama masa mudik dan arus balik Lebaran,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan pemudik, Wahyu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas terselenggaranya program ini. Ia mengaku sangat terbantu, terutama untuk dapat pulang ke kampung halaman.
“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua. Program ini sangat membantu saya secara pribadi untuk bisa mudik,” ujarnya.
Ia juga berharap program Mudik Gratis Khatulistiwa dapat terus dilaksanakan secara konsisten di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.
Kegiatan pelepasan ditandai dengan penyerahan simbolis paket perbekalan kepada peserta dan diakhiri dengan pengawalan bus oleh jajaran Ditlantas Polda Kalbar guna memastikan keamanan perjalanan para pemudik.






