SANGGAU – Kecelakaan tunggal bus milik Perum DAMRI di Desa Penyaladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu, 5 April 2026, menyebabkan satu penumpang meninggal dunia serta puluhan lainnya luka-luka.
Bus bernomor polisi KB 7710 S itu membawa sekitar 31 penumpang dari Sintang menuju Pontianak saat insiden terjadi sekitar pukul 13.50 WIB di ruas jalan tikungan yang dikenal rawan kecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sanggau, Ade Sopiandi, mengatakan satu korban meninggal dunia, 10 orang mengalami luka ringan, dan 10 lainnya luka berat.
“Seluruh korban telah dievakuasi. Yang luka-luka dibawa ke rumah sakit, sementara penumpang yang mengalami trauma diamankan di Polres Sanggau,” ujarnya.
Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga tim gabungan seperti BPBD dan pemadam kebakaran. Petugas juga sempat melakukan pengaturan arus lalu lintas karena kecelakaan menyebabkan kemacetan di lokasi.
“Evakuasi sudah selesai dan arus lalu lintas mulai kembali normal,” kata Ade.
Sopir bus, Indra Oktavian, saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Polisi belum dapat memastikan faktor pemicu, termasuk dugaan awal terkait kondisi kendaraan.
“Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kami akan sampaikan perkembangan selanjutnya,” ujarnya.
Lokasi kejadian berada di tikungan Desa Penyaladi yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Hingga kini, Polres Sanggau masih mendalami penyebab insiden dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.





