SANGGAU — Pemerintah Kabupaten Sanggau menyiapkan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Sanggau ke-410 yang akan berlangsung pada 16–17 April 2026. Momentum ini diarahkan bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat sejarah sekaligus penghormatan kepada para pendahulu.
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyatakan perayaan tersebut dirancang agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya nilai historis dalam setiap kegiatan yang digelar.
Rangkaian acara akan berlangsung beberapa hari, mencakup kunjungan ke situs-situs bersejarah serta pelaksanaan ritual adat. Pada puncak peringatan, masyarakat akan disuguhkan tradisi makan berami dan pertunjukan budaya yang melibatkan sembilan paguyuban.
Selain itu, pesta kembang api yang sebelumnya tertunda pada perayaan tahun baru juga akan digelar. Kegiatan tersebut disebut berasal dari kontribusi masyarakat, bukan dari anggaran pemerintah daerah.
Pemerintah daerah juga memanfaatkan perayaan ini sebagai upaya menggerakkan ekonomi lokal. Masyarakat didorong untuk berbelanja produk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui skema kupon belanja dan pembagian hadiah.
Tak hanya hiburan, kegiatan ini turut diisi dengan agenda penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Pemerintah juga mengajak warga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa wadah minum sendiri.
Perayaan ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain menjadi ruang kebersamaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Produk-produk unggulan UMKM lokal juga akan ditampilkan dalam rangkaian acara, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mendukung hasil produksi daerah.
Peringatan Hari Jadi ke-410 ini diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat Sanggau.






