BENGKAYANG – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar koordinasi lintas sektoral untuk memperkuat kualitas demokrasi di daerah itu, Kamis, 12 Februari 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Playground Cafe and Eatery tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, hingga TNI/Polri.
Ketua KPU Bengkayang Heribertus menegaskan bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika seluruh pihak memegang teguh prinsip keadilan, keterbukaan, partisipasi publik, serta supremasi hukum.
“Kami berkomitmen bekerja secara transparan, akuntabel, dan profesional dalam setiap tahapan demokrasi,” ujar Heribertus.
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Bengkayang, Antonius Freddy Romy, menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut. Menurut dia, koordinasi lintas sektoral menjadi fondasi penting untuk memastikan proses demokrasi berjalan aman dan bermartabat.
Ia menilai, sinergi antara pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, aparat keamanan, serta unsur lainnya perlu terus diperkuat, terutama dalam menjaga stabilitas daerah selama tahapan demokrasi berlangsung.
Dalam diskusi itu, para peserta sepakat bahwa komunikasi dan koordinasi intensif menjadi kunci menciptakan suasana kondusif. Netralitas aparatur sipil negara, TNI/Polri, serta profesionalitas penyelenggara pemilu kembali ditegaskan sebagai komitmen bersama.
“Kegiatan ini diharapkan memperkuat kualitas demokrasi di Bengkayang serta memastikan pelaksanaannya berlangsung aman, damai, dan bermartabat,” kata Antonius.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi daerah dalam menjaga iklim demokrasi tetap stabil di tengah dinamika politik yang terus berkembang.






