SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang melaksanakan penanaman pohon serentak di 26 kelurahan yang dipusatkan di pintu masuk Jalan Akses Bandara Singkawang, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan dilakukan secara luring dan daring melalui live streaming yang terhubung dengan seluruh kelurahan.
Penanaman pohon dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama Sekretaris Daerah Dwi Yanti serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Di lokasi utama, penanaman dilakukan di sepanjang sekitar dua kilometer ruas jalan akses bandara. Sementara itu, Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin memimpin kegiatan serupa di Kecamatan Singkawang Utara
“Pagi hari ini kita melakukan tanam pohon serentak melalui Zoom, live streaming dengan seluruh kelurahan. Kurang lebih ada 8.000 pohon yang ditanam,” ujar Tjhai Chui Mie.
Ia menjelaskan, khusus di jalan akses bandara, penanaman baru dilakukan sepanjang dua kilometer dari total rencana lima kilometer. Sisanya akan dilanjutkan setelah proses penimbunan tanah selesai.
“Kita pastikan sebelum tanggal 15, penanaman pohon di jalan akses bandara sudah harus selesai. Masih ada sekitar tiga kilometer yang menunggu penimbunan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyapa para lurah dan warga di 26 kelurahan secara virtual. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, camat, lurah, hingga komunitas dan pihak swasta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, gerakan penanaman pohon ini sejalan dengan visi nasional Indonesia Asri serta menjadi respons atas berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.
“Kita harus peduli dan cinta dengan lingkungan. Kalau kita cinta lingkungan, lingkungan juga akan menyayangi kita sebagai makhluk hidup,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Singkawang untuk terus menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing. Khusus penanaman di akses bandara, ia meminta Sekretaris Daerah untuk mengkoordinasikan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum 15 Februari 2026, menjelang rangkaian kegiatan Festival Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadan Fair di Kota Singkawang.
Ia berharap penanaman pohon serentak ini dapat memperkuat kualitas lingkungan sekaligus memperindah wajah kota sebagai daerah tujuan wisata yang menjunjung tinggi toleransi dan kolaborasi sosial.






