MIS Al-Ikhwah Pontianak sukses menggelar Gelar Karya Seni dan Kreativitas bertema Bhineka Tunggal Ika dan kearifan lokal sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter siswa.
PONTIANAK – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Ikhwah Pontianak menggelar kegiatan Gelar Karya Seni dan Kreativitas dengan mengusung tema “Bhineka Tunggal Ika dan Kearifan Lokal” pada tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah ekspresi dan apresiasi bagi peserta didik terhadap hasil pembelajaran yang telah mereka jalani.
Kepala MIS Al-Ikhwah Pontianak, Selvie Ayu Nilasari, S.Pd.I., mengatakan bahwa gelar karya ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kreativitas.
“Gelar karya ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka. Kami ingin siswa berani tampil, percaya diri, serta bangga dengan karya yang dihasilkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan tema Bhineka Tunggal Ika dan Kearifan Lokal bertujuan menanamkan nilai persatuan dalam keberagaman sejak usia dini, sekaligus mengenalkan budaya lokal yang ada di Pontianak dan Kalimantan Barat.
“Melalui tema ini, kami ingin peserta didik memahami bahwa perbedaan adalah kekuatan. Kearifan lokal juga penting untuk dikenalkan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Gelar Karya, Toppa Rosdiana, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini akan melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan berbagai bentuk pameran dan pertunjukan seni.
“Anak-anak akan menampilkan lukisan, kerajinan tangan, kaligrafi, hingga pertunjukan tari, musik, drama, dan puisi. Semua karya merupakan hasil proses pembelajaran yang mereka jalani di sekolah,” ungkap Toppa.
Selain siswa, kegiatan ini juga melibatkan dewan guru, staf kependidikan, orang tua/wali murid, yayasan sekolah, serta masyarakat sekitar. Kehadiran orang tua dan masyarakat diharapkan dapat memberikan apresiasi sekaligus motivasi bagi peserta didik.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dukungan semua pihak sangat berarti bagi perkembangan anak-anak,” tambahnya.
Melalui Gelar Karya Seni dan Kreativitas ini, MIS Al-Ikhwah Pontianak berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan, sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap seni, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan.






