PONTIANAK-Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan event sport mesti digandeng dengan entertainment dan UMKM. Dengan kolaborasi itu, dia optimis akan mampu menggeliatkan perekonomian sekaligus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui olahraga dan kesenian.
“Saya mencoba mengadakan event olahraga, dikolaborasikan dengan UMKM dan pertunjukan musik. Dengan dikolaborasikannya tiga sektor ini, akan banyak nilai positif didapat. Kita menciptakan wadah bagi atlet berkembang, kita juga memberikan ruang rezeki bagi UMKM, dan panggung seni bagi musisi Kota Pontianak,” ujar Satarudin, Minggu (25/1) malam.
Menurutnya, ketiga sektor ini saling berkaitan dan dimungkinkan bisa diwujudkan dalam satu kegiatan. Seperti turnamen mini soccer Open Turnamen memperebutkan Piala Ketua DPRD Kota Pontianak se Kalimantan Barat. Selama seminggu dilaksanakan, penontonnya antusias.
Terlebih peserta yang ikut dalam event ini tidak sembarangan. Banyak pemain sepak bola hebat bermain. Bahkan dari kabarnya, terdapat pemain dari luar Kalimantan didatangkan untuk ikut serta. “Melihat materi pemainnya, event ini mampu menjadi magnet untuk mendatangkan masyarakat datang menyaksikan setiap pertandingan,” katanya.
Ketika masyarakat datang ke lapangan, kebanyakan penonton pasti akan mencari jajan kulineran. Di sini, UMKM mengambil peran. Menawarkan kuliner dengan harga bersahabat, diharap banyak masyarakat datang membeli. Baik sekedar minuman ataupun jajanan ringan. Dengan begitu, olahraga berjalan, perekonomian UMKM pun bergeliat.
Di malam final ini kata dia, juga menyuguhkan pertunjukan musik. Tujuan Satar menghadirkan ruang pertunjukan musik sekaligus untuk menyampaikan jika di Pontianak cukup banyak band-band indie yang lagu-lagunya bagus dan tak kalah dengan band luar. Hanya saja memang, mereka harus diberikan ruang ekspresi lebih banyak.
Sudah saatnya, anak-anak muda Kota Pontianak membanggakan band-band Pontianak. Jika semakin banyak event musik dengan melibatkan band indie Pontianak, maka ke depan diharapnya industri musik di sini bisa semakin hidup. Menurutnya di zaman dengan informasi yang semakin terbuka, siapa saja bisa terkenal. Termasuk band dari Pontianak. “Untuk mewujudkannya perlu dukungan kita (pemerintah). Oleh sebab itu sektor ini juga harus kita sentuh dan harus selalu dikolaborasikan,” katanya.
“Saya juga langsung menyaksikan mereka tampil. Lagu ciptaannya bagus-bagus. Karakternya kuat. Mereka pasti memiliki basis fans. Secara tidak langsung ketika mereka main di luar, akan mengenalkan nama Pontianak tempat mereka berasal,” katanya.
Di tempat sama, pegiat seni Kalimantan Barat Rizal Hamka menyambut baik event ini. Menurutnya kolaborasi kegiatan sport dengan dibalut acar musik merupakan sesuatu yang baru dan mesti terus digelorakan. “Saya titip kepada Bang Satar, untuk kegiatan melibatkan seni pertunjukan seperti ini diperbanyak. Terima kasih bang,” ucapnya.
Begitu pula dengan Vokalis Cabik Dinan. “Terima kasih Bang Satar yang sudah membuat event seperti ini. Penonton bisa belanja di stand UMKM, mereka juga bisa menikmati musik dan menonton pertandingan di laga final. Ini merupakan terobosan. Saya harap event seperti ini tidak berhenti di sini saja,” ujarnya.






