PONTIANAK– Seusai memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Rabu, 28 Januari 2026, Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan sejumlah proyek strategis yang tersebar di berbagai daerah.
Proyek-proyek tersebut mencakup Jembatan Kecapah di Kabupaten Kapuas Hulu, Gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Pontianak, Gedung Samsat Sambas, serta sejumlah fasilitas pelayanan publik lainnya. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi mempercepat pemerataan pembangunan, termasuk hingga kawasan perbatasan.
Ria Norsan menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran pembangunan harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam layanan dasar.
Perhatian khusus diarahkan pada sektor kesehatan. Pada momentum peringatan hari jadi provinsi ini, pemerintah meresmikan Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dan Unit Layanan Stroke di RSUD dr. Soedarso Pontianak, serta fasilitas rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa Singkawang.
“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremonial, tetapi penegasan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan bermartabat,” kata Ria Norsan.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan budaya kerja aparatur agar lebih profesional dan humanis. Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi Layanan Terpadu Satu Atap Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (LTSA P2MI) sebagai bentuk perlindungan negara terhadap pekerja migran asal Kalbar.
Gubernur berharap seluruh fasilitas yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik, sehingga benar-benar mempermudah urusan masyarakat.
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar ditutup dengan apresiasi atas rampungnya renovasi Mushola Nurut Taqwa di Anjungan Kalimantan Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi simbol identitas sekaligus ruang silaturahmi warga Kalbar di tingkat nasional.






