KUBU RAYA — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menghadiri Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajiri, Komplek Pondok Indah Lestari, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Senin, 24 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menyemarakkan Ramadan sekaligus memperkuat relasi dengan warga.
Di hadapan jamaah, Sujiwo menegaskan Safari Ramadan tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurut dia, forum tersebut harus menjadi ruang perjumpaan yang lebih bermakna antara pemerintah dan masyarakat.
“Tujuan utama Safari Ramadan adalah merajut silaturahmi antara saya dan jajaran dengan masyarakat. Momentum ini juga penting untuk membangun bonding, ikatan emosional di internal pemerintah daerah,” kata Sujiwo.
Ia meyakini, kedekatan emosional antara pemerintah dan warga menjadi fondasi penting dalam menjalankan roda pembangunan. Tanpa kepercayaan dan komunikasi yang terjalin baik, program pemerintah akan sulit berjalan optimal.
“Kalau kami dengan rakyat sudah klik, akan lebih mudah dan nyaman ketika menjalankan program yang membutuhkan partisipasi masyarakat. Saya percaya, program pemerintah bisa berjalan baik jika ada dukungan bersama,” ujarnya.
Safari Ramadan, kata Sujiwo, juga dimanfaatkan untuk menangkap langsung persoalan di lapangan. Pemerintah daerah berencana meninjau kembali sejumlah titik yang menjadi perhatian, di antaranya pengelolaan tempat pembuangan sampah dan kondisi Pasar Nurul Huda.
“Kita akan cek kembali beberapa lokasi, termasuk tempat pembuangan sampah dan Pasar Nurul Huda. Momentum Ramadan ini kita gunakan untuk melihat langsung,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap tercipta komunikasi dua arah yang lebih terbuka. Dengan demikian, program pembangunan tak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mendapat dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.






