MIS Al-Ikhwah Pontianak meraih peringkat 3 Adiwiyata Kota Pontianak 2025. Sekolah menegaskan komitmen menjadi green school melalui budaya peduli lingkungan berkelanjutan.
PONTIANAK – MIS Al-Ikhwah Pontianak meraih peringkat ketiga Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kota Pontianak 2025, sebuah apresiasi yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang konsisten menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup.
Kepala MIS Al-Ikhwah, Selvie Ayu Nilasari, S.Pd.I, menyebut pencapaian ini sebagai bukti bahwa budaya ramah lingkungan sudah menjadi bagian dari identitas sekolah.
“Penghargaan ini bukan hanya piala. Ini pengakuan bahwa kita menjalankan gaya hidup ramah lingkungan setiap hari, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan, hingga efisiensi energi,” ujarnya.
Selvie menegaskan bahwa MIS Al-Ikhwah akan terus memperkuat program lingkungan sebagai langkah menuju Adiwiyata tingkat nasional. Ia menyampaikan terima kasih kepada guru, siswa, dan seluruh warga sekolah yang telah menjadi bagian dari gerakan perubahan.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengapresiasi komitmen sekolah-sekolah penerima Adiwiyata. Menurutnya, program ini merupakan upaya membangun karakter peduli lingkungan sejak bangku sekolah.
“Adiwiyata bukan sekadar lomba. Kita ingin anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, mengelola sampah, dan peduli ruang terbuka hijau,” ujarnya.
Prestasi MIS Al-Ikhwah diharapkan semakin menguatkan peran sekolah dalam membangun budaya lingkungan serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Pontianak.
Selain MIS Al-Ikhwah, delapan sekolah lainnya turut menerima penghargaan Adiwiyata 2025, yakni SMP Suster, SDN 23 Pontianak Barat, SD IT Darul Ihsan, SDN 16 Pontianak Kota, SDN 39 Pontianak Utara, SDN 13 Pontianak Utara, SDN 19 Pontianak Tenggara, dan SDN 54 Pontianak Barat.






