Gubernur Ria Norsan tegaskan Kalbar siap wujudkan Indonesia Emas 2045 lewat penguatan pangan, infrastruktur, dan sinergi bersama TNI.
PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MM., MH., menegaskan komitmen daerahnya untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur yang disertai sinergi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hal itu disampaikan saat menerima kedatangan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-54 Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2025 dalam kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (7/10/2025).
Kegiatan KKDN tersebut mengusung tema “Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Wilayah sebagai Pilar Indonesia Emas 2045.” Menurut Ria Norsan, tema itu selaras dengan arah pembangunan Kalbar yang menitikberatkan pada ketahanan pangan, konektivitas infrastruktur, dan kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama TNI.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI sangat penting. Keduanya memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Ria Norsan.
Ria Norsan memaparkan bahwa ketahanan pangan di Kalimantan Barat terus menunjukkan kemajuan. Berdasarkan data terakhir, Indeks Ketahanan Pangan meningkat dari 71,13 persen pada 2020 menjadi 73,49 persen pada 2024.
“Kalbar kini berstatus provinsi tahan pangan dengan surplus beras dan gabah. Ini hasil kerja keras petani serta kebijakan yang tepat dari pemerintah,” ucapnya.
Ia menambahkan, kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menjadi faktor penguat ketahanan pangan. Kebijakan tersebut antara lain menetapkan harga gabah stabil di Rp6.500 per kilogram, meningkatkan kuota pupuk subsidi, serta mengoptimalkan produktivitas pertanian hingga memungkinkan panen dua sampai tiga kali per tahun.
“Kebijakan ini membangkitkan kembali semangat petani dan memperkokoh fondasi ketahanan pangan nasional,” tutur Norsan.
Menutup sambutan, Ria Norsan menekankan bahwa ketahanan pangan dan infrastruktur merupakan dua pilar utama pembangunan daerah. Ia meyakini sinergi antara pemerintah dan TNI akan semakin mempercepat tercapainya cita-cita besar bangsa.
“Ketahanan pangan dan konektivitas infrastruktur adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Kalbar siap berkontribusi dengan bersinergi bersama TNI,” pungkasnya.






